Login Personal Area, Jika Lupa password? Klik Disini
 
Layanan
account

Berita Terbaru

Berita Terbaru RoboForex Indonesia Memberikan Informasi Terbaru Yang Bermanfaat Untuk Klien Seluruh Indonesia

 

Fungsi Leverage dan Cara Menghitung Margin
Tanggal Posting : Minggu, 24 Februari 2013 | 10:33
Pengirim : RoboFX Indonesia - Dibaca : 3466 kali

Artikel RoboForex Indonesia: Berikut ini Fungsi Leverege dan Cara Menghitung Margin Untuk Pasangan Matauang/pair yang berawalan USDxxx dan xxxUSD

*Lots
Lots adalah Volume dalam Kontrak Size, Lots Micro=0.01, Lots Mini=0.1, Lots Standard= 1

*Contract Size
Contract Size dapat di artikan besarnya kontrak yang akan di gunakan untuk transaksi/trading.
Dasar Kontrak Size di Forex adalah:
1 Lots= 100.000$.
0.1 lot= 10.000$.
0.01lots= 1000$.

*Leverage
Leverage adalah pengungkit dana yang dipinjamkan broker kepada trader, sehingga dana trader memiliki daya untuk membeli atau menjual pasangan mata uang dengan lots yang lebih besar. ( Misal modal anda anda 100$ dan menunggunakan laverage 1:500, seolah-olah dana anda menjadi 100x500= 50.000$) Trader dapat menggunakan Laverage mulai 1:1 sampai 1:500.

*Margin
Margin merupakan jaminan yang diberikan trader kepada broker setiap kali membuka posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya Lots/volume trading yang dibuka oleh trader

margin_forex
Gambar Dasar Kontrak Size Forex Untuk 1 Lots.

 

Bagaimana penerapan fungsi Laverage, Margin, Lots dan Contract Size?

Contract Size Forex 1Lots= 100.000$.

Karena Dasar Kontrak Size dalam Bentuk $, maka mata uang yang berawalan USDvsXXX tidak perlu di konversi ke $, Untuk mata uang yang tidak berawalan USD vs XXX, misal EURUSD harus di konversi ke $, Cara perhitungannya sebagai berikut:

Misalnya Trader akan melakukan trading EURUSD di harga 1.4350.

Ketika trader menggunakan laverage 1:1
Margin yang diperlukan 1 Lots= (1/1) x 1 lot x (100.000 x 1,4350) = $143.500

Ketika trader menggunakan laverage 1:100
Margin yang diperlukan 1 Lots= (1/100) x 1 lot x (100.000 x 1,4350) = $1435

Ketika trader menggunakan laverage 1:500
Margin yang diperlukan 1 Lots= (1/500) x 1 lot x (100.000 x 1,4350) = $287
Margin yang diperlukan 0.1 Lots= (1/500) x 0.1 lot x (10.000 x 1,4350) = $28.7
Margin yang diperlukan 0.01 Lots= (1/500) x 0.01 lot x (1.000 x 1,4350) = $2.87

Misal trader akan trading USDJPY di harga 80.00


Ketika trader Menggunakan laverage1:500
Margin yang di perlukan 1 Lots=(1/500) x 1 lot x 100.000= 200$
Margin yang di perlukan 0.1 Lots=(1/500) x 0.1 lot x 100.000= 20$
Margin yang di perlukan 0.01 Lots=(1/500) x 0.01 lot x 100.000= 2$

Pada Intinya Laverage berfungsi membantu trader yang menpunyai dana minim, tetapi dapat melakukan transaksi dalam Volume/ Lots lebih besar.

Leverage menguntungkan di satu sisi, karena akan memberikan keuntungan yang lebih besar dan mengijinkan trader transaksi forex dengan modal yang lebih kecil. Namun di sisi lain, dengan leverage 1:500 trader dapat membuka posisi yang jauh dari kemampuan dananya. Oleh karena itu, bijaksanalah dalam menggunakan Volume / Lots dan sesuaikan Margin anda.

Perlu di Ingat bahwa Laverage tidak mempengaruhi nilai per poin/pipnya.
Misal trader A memakai laverage 1:200 dan trader B memakai laverage 1:500, keduanya mempunyai posisi 1 Lots di EURUSD, nilai per poinnya tetap sama 10$.

 


Silahkan Masukan Komentar Anda



Berbagi informasi melalui sosial media: